Pencuri Sayang Istri, Uang Hasil Jual Motor Curian Dibelikan Jilbab






Seorang warga Blora, Jawa Tengah yang tinggal di Samigaluh, Kulonprogo, RD (23) nekat mencuri sepeda motor milik tengganganya.
Uang hasil menjual motor curian dipakai untuk membelikan jilbab bagi istrinya.
Kasat Reskrim Polres Kulonprogo, AKP Munarso mengatakan kasus pencurian ini dilakukan pelaku ketika melihat ada sepeda motor milik FX Sujikir yang diparkir di depan rumahnya.
Saat itu korban meninggalkan motornya untuk merumput.
Pelaku yang pulang dari bepergian mendapati sepeda motor tersebut. Dia kemudian mengambil kunci motor miliknya dan mencoba menyalakan mesinnya.
Lantaran bisa dihidupkan, timbul niat pelaku untuk mencuri.
�Jadi dia mencuri menggunakan kunci motor miliknya yang kebetulan pas untuk menghidupkan motor,� kata Munarso, Jumat (21/8/2020).
Motor ini kemudian dibawa ke rumah teman pelaku yang ada di Godean Sleman, Klaten dan sebelum akhirnya dijual di Sukoharjo, Jawa Tengah. Motor ini dijual kepada temannya seharga Rp700.000.
�Pelaku ini menipu temannya dan mengatakan motor itu motor gadaian, padahal hasil curian,� katanya.
Polisi yang mendapatkan laporan, menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.
Hasilnya mengarah kepada pelaku, yang kemudian dimintai keterangan dengan hasil keterangan sejumlah saksi. Pelaku akhirnya mengaku mencuri, karena terdesak ekonomi.
Sementara itu pelaku mengakui mencuri karena kondisi ekonomi. Dia tidak lagi bekerja, sementara dia harus memenuhi kebutuhan keluarganya.
Uang hasil pencurian dipakai untuk membeli kaos, jilbab untuk istrinya dan memenuhi kebutuhan setiap hari.
�Karena ekonomi saya terpaksa mencuri. Jilbab itu untuk istri saya,� katanya.
Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Polisi juga menyita barang bukti berupa kaos, jilbab, sepeda motor dan kunci motor.
Sumber: inews.id

Belum ada Komentar untuk "Pencuri Sayang Istri, Uang Hasil Jual Motor Curian Dibelikan Jilbab"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

3

Iklan Bawah Artikel 4