Pindah Domisili dan Bikin e-KTP Baru Tak Perlu Pengantar RT, RW, dan Lurah







Kasus e-KTP Medan, Sumatera Utara (Sumut) yang dikantongi Djarot Saiful ramai diperbincangkan.
Bukan apa-apa, sosok Djarot yang menjadi cagub di Sumut tentu menjadi isu sentral. Muncul dugaan-dugaan adanya kemudahan.
Tetapi isu-isu liar soal keistimewaan bagi Djarot dibantah Kemendagri.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif menerangkan aturan baru dalam proses pembuatan e-KTP baru ketika seorang warga pindah domisili.
�Cukup urus SKPWNI di dinas Dukcapil saja. Surat keterangan pindah warga negara Indonesia. Dibuat di Dinas Dukcapil. Dengan SKPWNI ini penduduk tinggal mengurus ke Dinas Dukcapil saja,� kata Zudan yang dikonfirmasi kumparan, Senin (11/6).
Jadi tegas Zudan, tak perlu lagi melewati jalur birokrasi RT, RW, lurah, hingga camat untuk seorang warga mendapatkan e-KTP baru setelah pindah domisili.
�Cukup urusan antardinas saja, Dukcapil asal dan Dukcapil alamat terbaru,� tambah dia.
Zudan juga menerangkan SKPWNI bisa diurus via online.
Jadi, di era digitalisasi sekarang ini, semua bisa via online, tak perlu banyak pengantar.
�Dunia sudah berubah,� imbuhnya.
Zudan juga menjamin, petugas Dukcapil sudah paham dengan aturan ini.
Jadi jangan khawatir apabila mengurus e-KTP baru dimintakan pengantar dari RT sampai camat.
�Kita bantu para transmigran dan orang-orang yang sudah pindah jadi perantau dengan cara ini. Petugas Dukcapil kita Bintek kan tiap tahun agar update dengan perubahan,� urai dia.
Namun lain soal dengan pembuatan kartu keluarga (KK).
Menurut dia, untuk pembuatan KK, jelas mesti ada surat keterangan RT, RW, dan kelurahan.
�Kalau KK iya, karena data penduduk baru,� tutur dia.
Bukankah membuat e-KTP di tempat tinggal baru butuh KK?
�Kalau pindah itu, setelah dapat SKPWNI dari daerah asal, maka KK KTP elektronik otomatis diterbitkan di tempat tujuan,� tutup dia.
Sumber: kumparan.com

Belum ada Komentar untuk "Pindah Domisili dan Bikin e-KTP Baru Tak Perlu Pengantar RT, RW, dan Lurah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

3

Iklan Bawah Artikel 4