Total Dana Bansos PKH Rp28,71 Triliun untuk 10 Juta Keluarga



Baca Juga : Yuk di cek! 5 Rekening Ini Tak Diberi BLT Rp1,2 Juta
Baca Juga : Bansos PKH tahap 4 dicairkan serentak!

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melanjutkan program bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di 2021 dengan total anggaran Rp28,71 triliun.

"Tahun depan, anggaran yang akan dialokasikan untuk program itu adalah sebesar Rp28,71 triliun," demikian Menteri Sosial mengatakan belum lama ini.

Pihaknya mentargetkan 10 juta keluarga akan menerima program bantuan PKH ini.

Lantas apakah PKH itu? Dikutip dari Indonesia.go.id, Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan PKH?

1. Masuk dalam kategori keluarga kurang mampu

Program keluarga harapan diperuntukan untuk keluarga yang kurang mampu, jadi jika anda termasuk keluarga kurang mampu maka anda bisa menerima bantuan PKH. PKH merupakan keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang memiliki komponen kesehatan dengan kriteria ibu hamil/menyusui, anak berusia nol samapai dengan enam tahun.

2. Komponen pendidikan

Untuk mendapatkan bantuan PKH ada beberapa komponen yang menjadi acuan. Komponen tersebut adalah komponen pendidikan dengan kriteria anak SD/MI atau sederajat, anak SMA/MTs atau sederajat, anak SMA /MA atau sederajat, dan anak usia enam sampai 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

Selain itu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus terdaftar dan hadir pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat.

Kewajiban KPM di bidang kesehatan meliputi pemeriksaan kandungan bagi ibu hamil, pemberian asupan gizi dan imunisasi serta timbang badan anak balita dan anak prasekolah.

Sedangkan kewajiban di bidang pendidikan adalah mendaftarkan dan memastikan kehadiran anggota keluarga PKH ke satuan pendidikan sesuai jenjang sekolah dasar dan menengah.

KPM yang memiliki komponen kesejahteraan sosial berkewajiban memberikan makanan bergizi dengan memanfaatkan pangan lokal, dan perawatan kesehatan minimal satu kali dalam satu tahun terhadap anggota keluarga lanjut usia mulai dari 70 (tujuh puluh) tahun, dan meminta tenaga kesehatan yang ada untuk memeriksa kesehatan, merawat kebersihan, mengupayakan makanan dengan makanan lokal bagi penyandang disabilitas berat.

Dikutip dari laman Kemensos, pemerintah telah menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan tiap bulan sejak pandemi di bulan April 2020, sebelumnya penyaluran bantuan PKH disalurkan triwulanan.

Bantuan komponen Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan maksimal untuk 4 jiwa dalam satu keluarga.

Berikut ini sesuai indeks dan faktor penimbang bansos PKH dalam penanganan Covid-19 tahun 2020 berdasarkan Kategori:

  • 1. Ibu Hamil/Nifas: Rp 250.000 per bulan
  • 2. Anak Usia Dini 0-6 Tahun: Rp 250.000 per bulan
  • 3. Pendidikan Anak SD/sederajat: Rp 75.000 per bulan
  • 4. Pendidikan Anak SMP/sederajat: Rp 125.000 per bulan
  • 5. Pendidikan Anak SMA/sederajat: Rp 166.000 per bulan
  • 6. Penyandang Disabilitas berat: Rp 200.000 per bulan
  • 7. Lanjut Usia: Rp 200.000 per bulan.***

Sebagaimana dikutip dari nasional.kontan.co.id, selain Program Keluarga Harapan (PKH) yang bersifat tetap, setiap keluarga juga akan mendapat dana tambahan sesuai dengan komponen yang mereka miliki.

 

Sumber: https://ringtimesbali.pikiran-rakyat.com/ 

2 Komentar untuk "Total Dana Bansos PKH Rp28,71 Triliun untuk 10 Juta Keluarga"

  1. Saya punya balita tpi g dapat bntuan g ada yg pernah ngedata suami sya cuma buruh bngunan...mhon bntuannya pak...

    BalasHapus
  2. Sy IRT punya ank umur 8th dan 1th,swami sy sudah 4 bulan menganggur karna dirumahkan, trs ada ibu sy yg sudah umur 60th..mohon bantuan'y pak bu

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

3

Iklan Bawah Artikel 4